Konsep Subnet Pada Subnetting - Blog Jaringan Komputer

Breaking News

Konsep Subnet Pada Subnetting

 

Konsep subnet dan subnetting

Penggunaan kombinasi antara IP Address dan Net Mask yang sudah diabahas pada materi sebelumnya ternyata menimbulkan sebuah permasalahan. Permasalahannya, akan ada network yang mendapatkan jatah host sangat banyak, ada pula sebuah network yang hanya mendapatkan jatah sedikit. Bahkan ketika kombinasi IP Address dan Net Mask kita implementasikan, akan terdapat banyak IP Address yang tidak terpakai.

Contohnya, diketahui sebuah network address dari IP Address Private kelas C adalah 192.168.1.0. Berapa banyakkah host yang dapat ditampung oleh network address tersebut ?. Pertama konversikan alamat network tersebut dari bilangan desimal ke bilangan biner, selanjutnya tentukan kelas IP address apa yang digunakan, dan hitung berapakah angka “0” pada bagian Host ID alamat network tersebut.

menghitung banyak host

Sebagai contoh, alamat network yang kita gunakan saat ini adalah kelas C, sesuai dengan penjelasan sebelumnya kelas C tersusun dari 32bit bilangan biner, dimana 24 bit awal merupakan bit milik dari network address (Net ID) sedangkan 8 bit berikutnya adalah bit milik dari Host address (Host ID). Maka jika dimasukkan kedalam rumus untuk mencari Host alamat network 192.168.1.0 dapat menampung 254 host (192.168.1.1 – 192.168.1.254) dalam bentuk komputer atau perangkat jaringan.

Sekarang, kita akan implementasikan range (rentang) host yang dapat ditampung oleh network address 192.168.1.0 pada topologi dibawah ini;

contoh topologi subnet

Pada topologi diatas terdapat enam buah komputer, artinya kita hanya membutuhkan IP address sebanyak enam buah dari total 254 host yang dapat ditampung oleh network 192.168.1.0. Kemudian sisa “248” alamat lagi, siapa yang akan menggunakan ?. 

Berdasarkan ilustrasi diatas, maka agar tidak terjadi sisa IP Address yang terlalu banyak maka kita bisa memecah sebuah network yang besar menjadi beberapa network yang kecil. Network yang lebih kecil ini disebut dengan subnetwork, sedangkan proses pembentukan subnetwork disebut dengan subnetworking atau biasanya dikenal dengan istilah subnetting.

ilustrasi subnetting


Berdasarkan ilustrasi diatas dapat diartikan bahwa subnetting menyebabkan jumlah network bertambah banyak, namun kapasitas maksimal host persubnettnya berkurang. Proses subnetting dilakukan dengan cara “meminjam” sebagian bit milik host untuk digunakan sebagai bit milik subnet. Untuk lebih jelas tentang materi subnetting akan dibahas pada materi yang terpisah. 

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close