Apa Itu IP Address Statis dan IP Address Dinamis - Blog Jaringan Komputer

Breaking News

Apa Itu IP Address Statis dan IP Address Dinamis

 

Hasil Konfigurasi IP Address pada linux debian

IP Address jika ditinjau dari mana kita mendapatkannya, dibagi menjadi dua jenis yaitu IP Address Statis dan IP Address Dinamis. Dari kedua jenis IP Address ini yang sering kita jumpai atau kita gunakan adalah IP Address Dinamis. Mengapa bisa demikian ?, silahkan temukan jawabannya pada pembahasan materi dibawah ini. 

IP Address Dinamis

IP Address Dinamis atau Dynamic IP Address merupakan IP Address yang diperoleh oleh komputer dan perangkat jaringan terhubung, secara otomatis dan akan selalu berubah – ubah setiap saat. Pemberian alamat secara otomatis ini dilakukan oleh perangkat, aplikasi, sekaligus protokol didalam jaringan komputer yang bernama DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) dan komputer atau perangkat jaringan yang menjalankan protokol DHCP disebut sebagai DHCP Server. Sedangkan komputer ataupun perangkat jaringan yang menerima IP Address dari DHCP Server disebut dengan DHCP Client. 

Konfigurasi IP Address Dinamis pada Linux Debian


Secara default sistem operasi Microsoft Windows, Linux, MAC OS, Android dan lain sebagainya selalu menjalankan opsi ini. Contoh dalam kehidupan, ketika anda pergi ke kafe, warung kopi, publik area, sekolah, kampus, dll yang menyediakan service Internet, maka anda hanya tinggal menyalakan wireless pada peragkat yang anda miliki. Maka secara otomatis perangkat anda akan mendapatkan IP Address, dan perangkat kita dapat terhubung ke jaringan. 

Selain itu, dengan adanya IP Address Dinamis yang dikombinasikan dengan protokol DHCP server, dapat membantu administrator jaringan dalam memberikan IP Address ke perangkat secara otomatis. Hal ini akan mengurangi adanya kesalahan konfigurasi IP Address. Selain itu, masyarakat awam yang tidak mengenal ilmu jaringan komputerpun tinggal menyalakan perangkat dan menghubungkannya. 

IP Address Statis

IP Address Statis atau Static IP Address adalah IP Address yang diperoleh dengan cara mengatur atau mengkonfigurasinya sendiri pada komputer sesuai dengan pengaturan (setting) jaringan yang bersangkutan. Untuk melakukan pengalamatan menggunakan IP Address Statis ini diperlukan pengetahuan tentang, pengkelasan IP Address, subnetmask, net mask, gateway, dan dns server yang akan digunakan. 

Konfigurasi IP Address Statis pada linux debian


Pengaturan ini dapat anda lakukan pada menu setting (konfigurasi) jaringan yang ada di masing – masing sistem operasi yang anda gunakan. Pengalamatan jenis ini jarang sekali digunakan untuk membangun sebuah jaringan di tempat umum (kafe, sekolah, kampus, dll). Alasannya, tidak semua orang mengetahui ilmu jaringan komputer dan administrator akan direpotkan dengan administrasi IP Address. Konfigurasi ini biasanya digunakan pada sebuah ruang lab. Komputer yang memang komputernya tidak berpindah – pindah, atau komputer server yang memang harus memiliki IP Address tetap untuk menjalankan service – service servernya.

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close